Rabu, 26 Januari 2011

SETELAH HUJAN SORE ITU

Create By : Unknown Categories 3 komentar
Gelegar tawa itu terus terngiang ditelingaku. Menggigil tubuh ini saat ku kenang tawa dan senyum menggodamu, ah..itu hanya segelintir kenangan manis darinya. Seseorang yang pernah menemani hidupku beberapa tahun terakhir. Terkadang dikala terpejam pun dia masih menyisakan seutas senyum. Untuk ku kah senyum itu? Entah lah, yang ku ingat senyum itu pernah membuat aku memaafkan dan melupakan semua sakit hati ku, senyum yang menurutku terlalu sempurna untuk bajingan seperti dia.

Aku tak mengerti mengapa sampai separah ini pikiranku untuk memberontak dan akhirnya aku disini, disebuah kota kecil yang tak pernah terpikirkan olehku untuk tinggal disini. Terlalu angkuh diriku untuk bilang aku bisa tegar menghadapi badai ini dan terlalu lemah aku jika menyerah di tengah perjalanan yang seharusnya masih terlalu panjang untuk di jalani. Tapi ini lah kenyataan yang harus kami putuskan. Berpisah dengan cinta. Cinta kepada ke-egoisan dan cinta kepada gemerlapnya dunia ini.

Ku tarik selimut sampai keujung dagu. Udara disini lumayan dingin pada malam hari dan panas luar biasa di siang hari. Mencoba memejamkan mata kembali sambil sesekali dada ku bergemuruh menahan sesaknya bernafas, bukan karna aku lagi sesak nafas tapi karna pikiranku menyumbat pernafasan yang tak kasat mata itu. 
Dalam pejaman mataku terlintas kembali canda tawa dan celoteh manjanya. bayang-bayang ke isengan dan tulusnya dia waktu menceritakan pengalaman hidupnya dahulu yang penuh kesulitan. Seperti anak kecil yang berceloteh manja.
Baca Selengkapnya

Jumat, 31 Desember 2010

DUNIA ANAK

Create By : Unknown Categories 0 komentar
Dunia anak memang menggemaskan. Melihat tingkahnya saja sudah buat bibir ini tersungging riang. Konon dengar celotehan dan tawa yang menggemaskan. Melihat seorang anak dan kehidupannya bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja. Begitu juga anak,  Hanya dengan sebuah kardus mie instan dan seutas tali mereka bisa mengimajinasikan sebuah mobil. Dengan begitu sederhananya mereka bisa membuat dunia mereka sendiri dan tercipta lah tawa dan kelakar sesamanya. Sungguh luar biasa kehidupan anak-anak.
Tak sampai disitu keluguan yang menciptakan sebuah takjub dari mereka. Sering aku mengamati atau tak sengaja melihat tingkah seorang bocah yang bisa membuat otak kananku bereaksi dan bergumana " luar biasa".
Pernah suatu ketika aku sedang berteduh dari hujan di bawah pohon yang cukup rindang, bersama beberapa pengendara motor lainnya yang takut basah karna guyuran hujan. Terlihat 4 orang anak lelaki kira-kira berusia 9 - 10 tahun berjalan menempuh hujan. Dengan telanjang dada dan membawa beberapa lembar daun pisang yang menurutku itu untuk payung hujan tapi sepertinya sudah tidak difungsikan lagi karna mereka menyeret daun pisang itu. Terdengar tawa mereka memecah derai hujan sambil sekali kali berlari kecil atau mencubit temannya. Akhirnya mereka ikut berteduh bersama kami. " Apa ga kedinginan bocah-bocah ini "batinku.
Masih bersenda gurau walau tubuh sedikit menggigil, canda dan keisengan terus saja terjadi diantara mereka. Terlihat para peteduh juga sesekali tersenyum melihat tingkah Joni -nama seorang anak yang berambut mirip personel the changcuters (Qibil dan Dipa), ku tau nama Joni karna teman-temannya memanggilnya begitu.
Dan satu hal yang membuatku  terus senyum-senyum sepanjang perjalanan pulang, Joni, dengan tiba-tiba berlari ke pinggir jalan dan menari (kalo ga salah itu gerakan tari jaipong..), memamerkan senyum dan tariannya kepada pengguna jalan. Hanya beberapa detik sih Joni menari dan selesai begitu saja. tanpa komentar, pujian atau celaan dari temannya.
Dalam benak ku berkata, keluguannya yang membuat dia selalu gembira, mungkin tak terpikir mereka bahwa setelah ini mungkin mereka akan sakit atau tidak bisa tertawa lagi. Ah.. anak kecil selalu berfikir sederhana dan yang penting bisa bermain dan tertawa. Beda dengan orang dewasa yang selalu merepotkan pikirannya sendiri, selalu berfikir yang aneh-aneh kadang sampai pikirannya sendiri menjadi kacau.
 Ini ada beberapa hasil jepretanku dengan kamera seadanya. Menggunakan kamera handphone Sony Ericsson w580i ku yang hampir ketinggalan jaman. heheheheh ( Ga penting alatnya yang penting hasilnya khan.. hihihi)

Panggil dia Bang bie-bie, nih lagi lihat tetangga rumahnya punya sepeda baru dan dia ga punya. Cuma bisa bengong dari kejauhan melihat temannya bersepeda ria. Perhatikan deh wajah memelasnya itu.. Lucu banget khan???

Baca Selengkapnya
 

Copyright a To z © All rights reserved. . Web Development by zu-on